Lagi Dan Lagi BPBD Dan Lintas Sektor Terkait Bersama Polres Siak Menghadapi Bencana Banjir

facebook reddit twitter email whatapps pinterest gmail telegram line yahoomail skype

Sejak tanggal 10 November 2022, dan ini merupakan kejadian banjir yang kedua kali di bulan yang sama, di lokasi Kampung Benteng Hilir, Dusun 1 dan 2 terulang lagi Banjir yang merendam rumah warga, dengan ketinggian air 40-80 cm sampai saat sekarang 12 November 2022.

Penyebab Hujan yang terus menerus dan PT. Ekawana membuka  bendungan aliran nya untuk perkebunan supaya kebun perusahaan tersebut tidak terendam air tetapi justru aliran air tersebut akan merendam rumah warga khususnya kampung Benteng Hilir Dusun 1 dan 2.

Dengan korban terdampak Dusun 2 ada Jumlah KK 17, Jumlah Jiwa 62, Dewasa Laki- laki 14, Dewasa Perempuan 17, Anak laki-laki 13, Anak Perempuan 15, Balita 2, Bayi 1 jiwa. dengan Status Mengungsi di tenda BPBD dan sudah di sediakan tempat tidur berupa Velbet BPBD Kab. Siak. serta ada 13 KK lagi yang menungsi dirumah kerabat. sedangkan di Dusun 1 ada 20 KK korban terdampak bencana banjir.

Koordinat banjir tersebut berada di L.0.766734 / B.102.076597

tadi sudah kita lakukan upaya BPBD Kab. Siak mendirikan tenda pengungsi di lokasi kantor penghulu Benteng Hilir beserta menyediakan tempat tidur berupa Velbet terhadap korban terdampak banjir dan langsung mengungsi di tenda pengungsian tersebut. Dan BPBD Kab. Siak akan me standby kan perahu karet 1 unit ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Siak.

Kapolres Siak mengerahkan anggota tim kesehatan mengecek kesehatan para korban terdampak bencana beserta logistik makanan untuk di santap pada siang hari tadi, dan Dinas Sosial Kab. Siak juga memberikan bantuan logistik.

tadi sudah dilakukan diskusi dengan Bapak Kapolres Siak (ujar Kabid KL BPBD Kab. Siak Sapriwal Milis, SP) beserta Penghulu Benteng Hilir mengenai perusahaan, dimana PT. Ekawana dan PT. Arara Abadi membuka bendungan air nya agar kebun nya tidak terendam, tetapi berdampak ke warga benteng hilir yaitu banjir kiriman dari Perusahaan tersebut di tambah curah hujan yang tinggi serta darinase yang kurang lancar. Kapolres Siak akan melaporkan juga kepada Bupati Siak tentang hasil diskusi ini, karena warga dan penghulu Benteng Hilir menginginkan solusi secepatnya mengenai perusahaan ini demi membendung amarah warga setempat supaya tidak terjadinya aksi Demo.

Penghulu Kampung Benteng Hilir juga menyebutkan bahwa Dinas Pekerjaan Umum (P U) akan menurunkan alat berat.

Berita Terkait

Berita Terkini

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Form yang bertanda * wajib diisi.